Jumat, 07 Oktober 2011

Passing Bola Basket

Ada beberapa jenis-jenis passing, dan penggunaannya haruslah tepat pada 
setiap situasi.
Chest Pass
Chest pass adalah jenis passing yang paling efektif apalagi pada saat pemain 
tidak dijaga. Urutan teknik chestpass dimulai dengan posisi triple threat dan 
ibu jari menghadap ke atas saat memegang bola, maksudnya agar saat 
didorong bola akan berputar ke belakang (back spin). Pada akhir gerakan, 
ibu jari harus menghadap ke bawah. Ingatkan pemain untuk melakukan 
pivot dalam pasing.
Bounce Pass
Passing ini direkomendasikan untuk digunakan pada sasaran yang 
melakukan backdoor cut dan pada saat pemain di-trap sehingga 
kesulitan mencari passing line. Gerakan yang dilakukan hampir 
sama dengan chest pass, hanya saja arah bola dipantulkan 
ke 2/3 dari jarak penerima bola. Passer perlu memperkirakan 
agar nantinya bola memantuk ke arah pinggul penerima.
Overhead Pass
Overhead Pass sangat efektif digunakan saat tim defender 
menggunakan zone defense, beberapa tips yang perlu 
diperhatikan dalam melakukan overhead pass adalah: 
(1) pertahankan posisi siku paling tidak setinggi kepala. (2) Kekuatan 
dorongan overhead pass hanya terletak pada bagian siku, pergelangan
 tangan, dan jari-jari. Bahu hanya berfungsi sebagai penopang 
siku agar tetap setinggi kepala. (3) posisi awal ibu jari adalah 
menghadap ke belakang dan posisi akhir menghadap ke depan. 
(4) untuk mendapatkan tambahan tenaga dorongan, pemain dapat 
melakukan pivot.
Baseball Pass

Baseball pass biasanya digunakan untuk melakukan passing 
jarak jauh. Pada posisi awal pemain menempatkan bola di salah 
satu sisi kepala dan posisi kaki parallel stance. Lalu kaki pada 
sisi yang sama dengan tangan yang memegang bola ditarik ke 
belakang, titik tumpu terletak pada kaki ini. Setelah itu, lempar 
bola seperti melakukan lemparan pada baseball. Ingatkan 
pemain agar tidak menekuk pergelangan tangan terlalu 
dalam kebelakang dan akhirnya passing dengan posisi 
jari-jari menghadap ke sasaran agar passing tetap akurat
 pada sasaran.
One-hand Push/Shoulder pass
Passing ini menggunakan satu tangan dan biasa digunakan 
karena persiapannya cepat. Maksudnya, dari posisi triple 
threat, pemain dapat langsung melakukan passing ini.
Kunci dari passing ini adalah ketepatan tekukan siku. 
Tekukan siku yang pas dapat menghasilkan kecepatan 
dan kekuatan dalam melakukan passing. Jika kita 
menggunakan tangan kanan untuk memegang bola,
 maka pemain hanya dapat melakukan passing pada 
sisi kanannya saja. Begitu pula sebaliknyak, Jangan
 lupa untuk menggunakan fake. Jika pemain akan 
melakukan air pass, sebaiknya arahkan bola pada 
samping teling defender karena biasanya akan sulit 
diantisipasi.
Hand off Pass
Hand off pass merupakan passing yang diberikan secara
 langsung kepada penerima tanpa melakukan pelemparan. 
Biasanya si passer melakukan blok terhadap defender nya
 maupun defender penerima, sehingga penerima bebas 
untuk melakukan scoring atau menarik defender lain 
agar membebaskan pemain yang lebih berpeluang melakukan 
skoring.
Hook Pass
Hook pass yakni passing dengan menggunakan satu lengan. 
didahului dengan lompatan dan biasanya mengarah 90 derajat
 dari arah lari passer. Keuntungan dirasakan saat defender
 memiliki jangkauan vertikal yang tinggi, selain itu, 
dapat mengubah arah serangan dengan cepat dalam
 keadaan berlari tanpa melakukan quick stop ke posisi triple threat.
Behind the back pass

Passing ini menggunakan satu tangan jauh dari penerima 
dan melewati belakang passer. Passing ini efektif dalam 
mengelabui lawan karena arah lari passer sendiri sudah 
merupakan fake.
Underhand Pass
Pass dengan melempar bola dari bawah. posisi tangan 
pelempar dibelakang dan melakukan dorongan kedepan 
sehingga bola meluncur kedepan. Pass ini dapat didahului 
fake shot agar defender melakukan posisi blok sehingga 
bagian bawah defender ada diluar jangkauannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar